3
Wednesday, November 28th, 2007neh singkat ceritanya……….(bingung mo dibuat gimana ceritanya)
selama kuliah berlangsung, keadaan gue dan bunga baik2 saja.ga ada masalah..
hanya saja sewaktu gue ke t4 bunga..(ceritanya mo ketemu calon mertua) skap orangtuanya aneh ke gue.. ga respect gitulah.
saat gua tanya ke bunga, dia ga mau jawab.sampai akhirnya satu bulan sebelum kelulusan dia ngomong.
"Ri,……aku pengen ngomong nie"
"ya, ngomong aja.."
"Ri, kayaknya hubungan kita harus berakhir sampai disini…"
"Kok tiba2 gini? emang kenapa?"
"dulu u pernah tanya kenapa sikap ortu aku aneh ke kamu kan?"
"ya, tapi masak hanya itu alasanya?"
"Aku dijodohin Ri, mereka ga setuju aku ma kamu…."
keadaan jadi sunyi coz aku hanya terdiam, bunga nangis….
"dhek, jika memang harus berakhir begini mas terima… coz mas tau harapan ortu adhek besar.mas ga bisa ngerubah apa2…."
"tapi Ri…."
"memang sakit seh, tapi kita kan bisa tetep jadi sahabat…walau berat."
bunga masih nangis di pelukanku….. mungkin ini yang terakhir….
1 tahun kemudian…
gue diterima kerja di sebuah perusahaan di luar jawa. selama ini pula aku tetap ada komunikasi dengan bunga, intan, dan teman2 yang lain…
pada tahun kedua kerjaku, aku mendapat cuti kerja.. aku kasih kabar ke Intan, karena aku kangen dia.tapi sejak saat itu hubungan komunikasi kami terputus…
aku telpon ga diangkat..akhirnya aku sms
"aku pulang tanggal 12 mei. kalo mo jemput di Bandara Adisucipto saja.tapi jamnya belum tau.nanti aku kasih tau lagi"
7 hari kemudian aku pulang. Intan ternyata jemput aku.
"hei Dhek, apa kabar?"
"baik2 aja neh mas…."
"kok mukamu agak pucat gitu…?"
" ga pa2, sehat kok."
"sekarang mo kemana? makan dulu yuk?"
"maap mas, adhek ga bisa, coz lagi ada acara, ni aja bolos"
"ooo ya dah.. mas anter ya.."
" ga usah, kita ketemu pas ultah adhek aja.. mas ga lupa kan? adhek tunggu dirumah"
" ok, ga lupa kok. ya dah ya , nyampe ketemu lagi.."
"c u mas"
setelah itu dia pergi dan akupun pulah kerumah. aku hubungi kembali Intan tetapi tetap ga bisa.sampai akhirnya pas hari ultahnya, 15 mei aku datang kerumahnya..
"siang pak, apa Intanya ada?"
pak Basuki tak menjawab, malah mukanya tampak sedih dan dia mengajakku masuk.
"mari dhek Ari, masuk dulu."
Pak Basuki akhirnya cerita bahwa Intan sudah tidak ada lagi, dia meninggal 10 hari yang lalu karena kecelakaan. Pak Basuki mau menghubungi aku tetapi tidak tau nomor HPku. aku hanya terdiam, bingung, dan berpikir, terus siapa yang menjemputku di bandara 3 hari yang lalu? tetapi aku tidak bercerita ke pak Basuki.
beberapa hari kemudian aku cerita dari kakekku bahwa pada 7 hari setelah kematiaan seseorang, maka orang yang mati tersebut akan mendatangi orang yang sangat dicintainya…
aku merinding dan sedih mendengar cerita itu…
jadi yang menemuiku itu?
Intan,
maafkan aku yang tidak bisa membalas cintamu……